PENGENALAN PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS RENDAH

A. Latar Belakang Tematik 

    Latar belakang muncul nya Tematik ini berdasar pada K - 13 yang saling berkaitan dengan Kurikulum ataupun konsep - konsep kurikulum sebelumnya yang berlatar belakang karena krisis adab. yaitu; 

1. IQ (Intellectual Quotient) ataupun taraf kecerdasan; 

2. EQ (Emotional Quotient) ataupun disebut taraf kecerdasan emosional;

3. SQ (Spiritual Quotient) atau disebut kecerdasan rohaniah. 

    Pada; KTSP/KBK = Yang berfokus pada Kognitif ; K-13 = Berfokus pada Afektif dan MBKM = yang berfokus pada teknologi. yang mencakup pada ; 

1) Holistik (Keseluruhan) ; maksudnya yaitu Pembelajaran Tema terpadu ini mencakup semua mata pelajaran; 

2) Konkrit/Kontekstual; berfikir sesuai dengan kehidupan nyata/real life;

3) Intuisi usia Selektif.

B. Pengertian

    Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang mengaitkan beberapa mata pelajaran yang disebut sebagai tema (tematik). Pembelajaran ini melibatkan beberapa kompetensi dasar, hasil belajar, dan indikator dari suatu mata pelajaran, atau bahkan beberapa mata pelajaran. 

C. Karakteristik Pembelajaran Tematik 

    1. Holistik ; Merupakan bahwa pembelajaran tematik terpadu memungkinkan siswa untuk memahami            suatu fenomena dari segal sisi secara keseluruhan. 

    2.  Bermakna ; Bahwa konsep - konsep pembelajaran yang di peroleh yang saling berkaitan dengan                 konsep sebelumnya harus saling bermakna dan menambah kebermaknaan suatu pelajaran. 

    3. Otentik ; Kegiatan secara langsung, Guru lebih banyak bersifat sebagai fasilitator dan katalisator,                sedangkan siswa bertindak sebagai aktor pencari informasi dan pengetahuan.

    4. Aktif; Pembelajaran terpadu menekankan keaktifan siswa dalam pembelajaran baik secar fisik,                    mental, intelektual, maupun emosional guna tercapai hasil belajar yang optimal dengan                                mempertimbangkan hasrat, minat, dan kemampuan siswa sehingga mereka termotovasi untuk terus            menerus belajar (IQ, ESQ & EQ). 

D. Hakikat Pembelajaran Tematik

      a. Tema pembelajaran sebagai pengikat; Yaitu untuk menyatukan pelajaran supaya tidak ada                          pembatasan mata pelajaran. karena mata pelajaran di dalam tematik saling berkaitkan;

      b.  Menghilangkan batas antar mata pelajaran, yaitu menggabungkan mata pelajaran menjadi satu buku            yaitu buku tematik supaya tidak banyak dan ribet membawa buku;

      c.  Integrasi berbagai disiplin ilmu, yaitu penggabungan dari beberapa mata pelajaran;

      d. Integrasi berbagai aspek kompetensi siswa (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) yaitu                              penggabungan dari sikap, pengetahuan, dan keterampilan;

      e. Berdasar pada filsafat kontruktivisme, yaitu menciptakan pengetahuan siswa berdasarkan                          pengalaman;

      f. Masyarakat sebagai sumber belajar, yaitu siswa tidak hanya belajar di kelas bersama guru dan buku           saja, tetapi juga siswa bisa belajar dari lingkungan sekitar yang lebih nyata; 

      g.   Mengutamakan kebermaknaan bagi siswa;

      h.  Kekhasan mata pelajaran tetap nampak. walaupun mata pelajarannya digabungkan menjadi tematik            tetapi setiap khas mata pelajarannya masih tetapterlihat; 

      i.   Keterkaitan dengan kehidupan nyata atau pengalaman siswa (real life)

      j.  learning by doing



 

CRITICAL JOURNAL REVIEW (CJR)

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI KINEMASTER PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI KELAS III SEKOLAH DASAR

CJR INI DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS KELOMPOK 6 MATA KULIAH TEMATIK





 

 

Disusun Oleh:

PGMI 5 / Semester 5

Ahmad Fajar Awalushihab (0306203061)

M. Kholidtur Rahman Lubis (0306203045 )

Dosen Pengampu: Ibu’ Rora Rizki Wandini, M. Pd

PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA MEDAN

T.A 2022 – 2023

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Puji syukur senantiasa kami panjatkan atas kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala. yang telah memberikan rahmat dan karunianya serta kesehatan kepada kami. Karena atas berkat rahmat dan kasih sayang-Nya Penulis dapat menyelesaikan CJR dengan Judul “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi KineMaster Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas III Sekolah Dasar.” Tak lupa pula shalawat serta salam senantiasa kami hadiahkan kepada junjungan Nabi besar kita Rasulullah Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam. yang kita nantikan syafaatnya dikemudian hari. Critical Journal Review ini dibuat untuk memenuhi tugas kelompok pada mata kuliah Tematik Kelas Rendah. Dan terimakasih penulis sampaikan kepada dosen pengampu mata kuliah Tematik Kelas Rendah Ibu Rora Rizki Wandini, M. Pd yang telah mengarahkan dan membimbing pembelajaran dan pembuatan CJR ini.

Didalam CJR ini terdapat materi mengenai Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi KineMaster Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas III Sekolah Dasar. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan CJR ini masih terdapat banyak kekurangan, walaupun penulis telah berusaha menyajikan yang terbaik bagi pembaca. Oleh karena itu, kami sangat menantikan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan CJR ini. Kami berharap semoga CJR ini bermanfaat bagi pembaca dan khususnya nbagi kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Medan, 10 September 2022

 

 

KELOMPOK 6

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Critical Jurnal Review ini berisi tentang Ringkasan jurnal yang kami pilih sendiri dan kami akan menyertakan ringkasan dari jurnal tersebut, dimana jurnal ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dalam Critical Jurna Review ini, kami akan memaparkan beberapa masalah tersebut lewat pembahasan berikut ini. Semoga usaha ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan bagi penyusun agar dapat menjadi sarana pengembangan pengetahuan yang InsyaaAllah berguna kelak.

B.     RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah dalam penulisan Critical Jurnal Review ini dapat dijabarkan sebagai berikut:

1.      Bagaimana review maupun ringkasan jurnal tersebut?

2.      Bagaimana kelebihan dan kekurangan jurnal tersebut?

C.    TUJUAN DAN MANFAAT PENULISAN

Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai penyusun dalam penulisan Critical Jurnal Review ini adalah untuk mengajak pembaca lebih memahami secara mendalam mengenai jurnal tersebut yaitu tentang Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi KineMaster Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas III Sekolah Dasar dan merangsang para pembaca untuk dapat secara aktif membaca serta untuk menyelesaikan tugas wajib perkuliahan.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

REVIEW JURNAL

1

Judul

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Kine Master Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas III Sekolah Dasar

2

Jurnal

Jurnal Universitas Negeri Padang, Kota Padang, Indonesia

3

Download

file:///C:/Users/ASUS/Downloads/112274-53206-1-PB-1.pdf

4

Volume dan Halaman

Volume 4, No. 2, dan Halaman 88-97

5

Tahun

Desember 2020

6

Penulis

Vira Amelia dan Arwin

7

ISSN

2622 - 5069

8

Reviewer

Ahmad Fajar Awalushihab dan M. Kholidtur Rahman Lubis

9

Tanggal

Sabtu, 10 September 2022

10

Abstrak Penelitian

 

 

-          Tujuan Penelitian

Menghasilkan produk berupa media pembelajaran berbasis aplikasi

Kinemaster pada pembembalejaran tematik terpadu di kelas III SD Negeri 36 Koto Panjang. Media pembelajaran yang dikembangkan telah diuji kelayakan dari ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa.

 

-          Subjek Penelitian

Siswa kelas III SD Negeri 36 Koto Panjang pada tema 7 Perkembangan Teknologi subtema 3 Perkembangan Teknologi Komunikasi pada pembelajaran ke 3. 20 Peserta didik.

 

-          Asassment Data

Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau dikenal dengan Research and Development (R&D). Jenis data dalam penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari komentar dan saran perbaikan yang ditulis ahli pada instrumen pengumpulan data. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari skor penilaian ahli media pembelajaran, ahli materi, ahli bahasa, respon guru dan respon peserta didik pada insrumen pengumpulan data, kemudian perolehan

tersebut akan dianalisis secara kuantitatif.

 

-          Kata Kunci

Research and Development (penelitaian dan pengembangan), learning media (media pembelajaran), KineMaster, Integrated Thematic dan Elementary School.

1.1

Pendahuluan

 

 

-          Latar Belakang dan Teori

 Perkembangan zaman menuntut manusia lebih progresif, dengan demikian peserta didik dituntut menemukan informasi secara mandiri dari hasil interaksi dengan lingkungan belajar. Abad ke-21 ditandai dengan adanya era revolusi industri 4.0. Inovasi dan teknologi terus dikembangkan untuk memberikan fasilitas dan manfaat kepada manusia. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong masyarakat untuk progresif terhadap perkembangan zaman. Perkembangan ini menuntut perubahan dari masyarakat industri ke masyarakat informasi. Oleh sebab itu penyelengaraan pendidikan harus relevan terhadap perkembangan zaman, guna menghasilkan lulusan yang adaptif dan mampu bersaing. Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 menetapkan bahwa struktur kurikulum Sekolah Dasar disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan tertentu. Pada kelas I s.d III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IV s.d VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran. Sesuai ketentuan tersebut kelas III termasuk menggunakan pendekatan tematik.

1.2

Metode Penelitian

Kualitatif dan Kuantitatif

 

-          Langkah Penelitian

Langkah awal adalah define atau pendefenisian. Tahap ini ditetapkan dan didefenisikan masalah yang berhubungan dengan media pembelajaran dan didapat informasi sebagai rancangan produk. Pada langkah define dilakukan lima tahapan, yaitu (1) Analisis ujung depan (front end analysis); (2) Analisis peserta didik (student analysis); (3) Analisis konsep (concept analysis); (4) Analisis tugas (task analysis); (5) perumusan tujuan pembelajaran (specifying instructional objectives). Langkah yang kedua design atau perancangan. Peneliti merancang media pembelajaran dalam

bentuk (1) Garis besar program media (GBPM) ditujukan sebagai petunjuk penulisan naskah dan memprediksi ataupun antisipasi durasi program (Rusman, et al, 2015). Dalam merancang GBPM

peneliti mengkonsultasikannya kepada guru kelas III demi kesesuaian media dengan kebutuhan pembelajaran. adapun durasi yang peneliti rencanakan adalah 9 menit, agar sesuai dengan durasi video pembelajaran yang efektif. (2) Naskah audio yang berisikan segala suara yang akan disampaikan pada media pembelajaran baik dalam bentuk narasi, musik, dan efek suara. (3) Peneliti menyusun storyboard yang memuat keterangan visual, dan audio pada media pembelajaran yang dirancang. Langkah terakhir adalah development atau pengembangan. Pada tahap ini, rancangan diwujudkan menjadi media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Kinemaster. Objek-objek yang telah dikumpulkan diolah sesuai storyboard sehingga menjadi media pembelajaran tematik terpadu. Media pembelajaran kemudian peneliti uji kelayakannya (kevalidan) dan kepraktisannya

 

-          Hasil Penelitian

Hasil uji praktikalitas berdasarkan respon guru menunjukan media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster adalah sangat praktis dengan perolahan 92,5%. Hasil tersebut menunjukan media pembelajaran yang dikembangkan dapat memudahkan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran tematik terpadu di kelas III SD Negeri 36 Koto Panjang. Uji coba praktikalitas respon peserta didik dilakukan di kelas III SDN 36 Koto Panjang terhadap 20 peserta didik. Peserta didik menilai media pembelajaran yang disaksikannya pada saat melaksanakan pembelajaran dengan mengisi angket respon peserta didik terhadap praktikalitas media pembelajaran.

Dari pengisian angket diperoleh parktikalitas media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster mencapai 95,25% dengan kriteria interpretasi sangat praktis. Hasil tersebut menunjukan media pembelajaran bebasis aplikasi Kinemaster memudahkan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Pengambilan data uji praktikalitas ini dilakukan pada tanggal 5 April 2021. Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan media pembelajaran beserta mengajari guru bagaimana dasar menggunakan aplikasi Kinemaster untuk pengembangan media pembelajaran

1.3

Analisis Jurnal

 

 

-          Ringkasan Isi Jurnal

Kinemaster merupakan salah satu aplikasi pengeditan video yang sangat lengkap dan mudah digunakan. Kinemaster dapat dioperasikan pada sistem operasi android dan IOS, serta tersedia dalam berbagai bahasa. Keunggulan lain dari aplikasi ini adalah ketersediaan fitur yang bisa merekam, memberi gambar, animasi, transisi, teks, perekam suara, bahkan memberi efek suara. Pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster pada pembelajaran tematik terpadu di kelas III SD Negeri 36 Koto Panjang menerapkan prosesdur dari model 4D dengan melakukan

langkah define (pendefenisian), design (perencangan) dan development (pengembangan). Media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan praktis apabila memudahkan guru dan mudah dipahami oleh peserta didik.

 

-          Kelebihan Jurnal

Jurnal ini memiliki kelengkapan data yang valid dan informasi yang didapatkan oleh jurnal ini juga sangat valid dilihat dari daftar pustaka/daftar rujukan yang dicantumkan yang berasal dari buku-buku ternama. Penyusunan jurnal sangat bagus dimulai dari pendahuluan, metode penelitian, pembahasan dan simpulan penelitian. Jurnal ini memiliki link untuk mendownload agar mempermudah pembaca untuk menemukan di situs internet. Dan pembahasan nya cukup detail serta tidak berlebihan.

 

-          Kelemahan Jurnal

Terdapat beberapa kata maupun kalimat dalam bahasa inggris yang tidak diberi tahu artinya kedalam bahasa indonesia

1.4

Kesimpulan

Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan analisis hasil uji praktikalitas media pembelajaran dari respon guru, media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster ditanyakan sangat praktis dengan perolehan nilai presentase skor 92,5%. Sedangkan dari respon peserta didik sebesar 95,25 % dengan kriteria interprestasi sangat praktis. Dengan demikian media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster pada pembelajaran tematik terpadu di kelas III SD dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan memudahkan guru maupun peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran. Maka dari itu analisis kelayakan, media pembelajaran ini dinyakan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hal tersebut diperoleh hasil analisis kelayakan dari ahli materi sebesar 93,3% dengan kriteria interprestasi sangat layak, ahli media sebesar 96,7% dengan kriteria interprestasi sangat layak, dan ahli bahasa sebesar 95% dengan kriteria interprestasi sangat layak. Sehingga dirata-ratakan tingkat

kelayakan dari media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster adalah 95% dengan kriteria interprestasi sangat layak.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Dari hasil Critical dalam jurnal ini dapat kami simpulkan bahwa Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster pada pembembalejaran tematik terpadu di kelas III SD Negeri 36 Koto Panjang. Media pembelajaran yang dikembangkan telah diuji kelayakan dari ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Hasil uji kelayakan dianalisis dan direvisi sesuai dengan komentar dan saran perbaikan dari ahli.  Produk yang dihasilkan dari penelitian pengembangan ini adalah media pembelajaran yang layak dan praktis.

Media pembelajaran ini digunakan untuk pembelajaran tematik terpadu di kelas III SD Negeri 36 Koto Panjang pada tema 7 Perkembangan Teknologi subtema 3 Perkembangan Teknologi Komunikasi pada pembelajaran ke 3. Berdasarkan analisis kelayakan, media pembelajaran ini dinyakan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hal tersebut diperoleh hasil analisis kelayakan dari ahli materi sebesar 93,3% dengan kriteria interprestasi sangat layak, ahli media sebesar 96,7% dengan kriteria interprestasi sangat layak, dan ahli bahasa sebesar 95% dengan kriteria interprestasi sangat layak. Sehingga dirata-ratakan tingkat kelayakan dari media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster adalah 95% dengan kriteria interprestasi sangat layak.

Berdasarkan analisis hasil uji praktikalitas media pembelajaran dari respon guru, media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster ditanyakan sangat praktis dengan perolehan nilai presentase skor 92,5%. Sedangkan dari respon peserta didik sebesar 95,25 % dengan kriteria interprestasi sangat praktis. Dengan demikian media pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster pada pembelajaran tematik terpadu di kelas III SD dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan memudahkan guru maupun peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran.

 

B.     SARAN

Sebelum membaca jurnal yang ingin dicari, sebaiknya bacalah terlebih dahulu abstrak yang ada di jurnal. Karena abstrak itu mencerminkan semua isi yang ada dalam jurnal yang inigin dicari, jadi tidak perlu membaca keseluruhan isi jurnal.

C.     REFERENSI :  Vira Amelia dan Arwin, Desember 2020