MODEL PEMBELAJARAN WEBBED, NESTED DAN CONNECTED SERTA REVIEW BOOK

 MODEL PEMBELAJARAN WEBBED, NESTED DAN CONNECTED SERTA REVIEW BOOK

1. Model Pembelajaran Webbed 

    Yaitu Intergrasi memadukan beberapa Subtema menjadi 1 topik/tema. Kelebilahan dalam model pembelajaran Webbed ini ialah :

a. Mudah di pahami

b. Tidak membuat bingung 

c. Mudah di kuasai 

d. Beberapa mata pelajaran/materi digabungkan dalam satu topik yang disebut dengan Tema. 

    Contoh penerapan kurikulum model  Webbed ini dalam pembelajaran dimulai dengan menentukan tema terlebih dahulu. Misalnya temanya LingkunganTema lingkungan ini dikembangkan atau diperluas menjadi sub-sub tema/topik yang ada pada beberapa mata pelajaran.  

Contohnya : Misalnya IPA, Matematika, PKn, Bahasa Indonesia, atau mata pelajaran yang lainnya.


2. Model Pembelajaran Nested 

    Adalah Penggabungan mata pelajaran/materi yang memfokuskan dan menjadikan pada pengintegrasian beberapa keterampilan belajar yang ingin dikembangkan oleh seorang pendidik kepada peserta didiknya.


    Kelemahan Model Pembelajaran Nested ini yaitu Pendidik Sulit dalam Menggabungkan ataupun mengajar kan suatu  materi ajar nya kepada peserta didik dikarenakan mata pelajaran yang dipisah yang harus mencari integritas keterampilan nya untuk di ajarkan kepada peserta didik. 

3. Model Pembelajaran Connected 

    Yaitu bidang study yang berbeda - beda tetapi saling berkaitan materinya/ide nya untuk di gabungkan ide, gagasan, maupun materi nya yang merupakan penggabungkan ide/konsep/keterampilan yang sama. Model connected mata pelajarannya terpisah dan digabungkan dengan ide atau materi nya. Kelemahan pembelajaran terpadu model Connected ini adalah berbagai bidang studi masih tetap terpisah dan tampak tidak ada hubungan.  

 

  

 

REVIEW BUKU PLC232 TEMATIK

(Rora Rizky Wandini, M.Pd.I dan Emeliya Sukma Dara Damanik, M.Hum)

1. Identitas Reviewer 

    Nama                    : Ahmad Fajar Awalushihab 

    Nim                       : 0306203061 

    Kelas - Semester   : PGMI 5 - Semester 5

 2. Identitas Buku  

    Judul             : Pembelajaran Tematik 

    Pengarang     : Rora Rizky Wandini, M.Pd.I dan Emeliya Sukma Dara Damanik, M.Hum

    Editor            : Dr. Adi Wijayanto, S.Or.,S.Kom.,M.Pd.,AIFO. dan Rina Devianty, M.Pd 

    Penerbit         : CV. Pustaka Learning Center 

    Kota Terbit    : Malang

    Tahun Terbit  : 2021 

    ISBN             : 978-623-6404-01-0  

3. Ringkasan Isi Buku 

A. Konsep Dasar Pembelajaran Terpadu
        Pembelajaran terpadu dapat dikatakan sebagai suatu pendekatan belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Menurut Udin Syaefudin (2006:4) bahwa konsep pembelajaran terpadu yang pada dasarnya upaya untuk mengintegrasikan perkembangan dan pertumbuhan siswa dan kemampuan pengetahuannya.
        Terdapat 10 Model Pembelajaran terpadu yaitu :
    1. Fragmented
    2. Connected
    3. Nested
    4. Sequenged
    5. Shared
    6. Webbed
    7. Threaded
    8. Integrated
    9. Immersed
  10. Networked

B. Pembelajaran Tematik Terpadu
        Pembelajaran tematik terpadu ialah pendekatan untuk mengembangkan pengetahuan siswa dalam pembentukan pengetahuan berdasarkan pada interaksi dengan lingkungan dan pengelaman hidupnya. Pembelajaran tematik terpadu secara konsep bisa dikatakan sebagai suatu pendekatan dalam  pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam belajar. 
        Tematik memiliki 3 landasan 
    1. Landasan Filosofis dalam pembelajaran tematik sangat dipengaruhi oleh tiga aliran filsafa pendidikan         progresivisme, kontruktivise, dan huanisme.
    2. Landasan Psikologis dalam pembelajaran tematik terutama berkaitan dengan psikologis                            perkembangan peserta didik dan psikologi belajar.
    3. Landasan Yuridis dalam pembelajaran tematik berkaitan dengan berbagai kebijakan atau peraturan            yang mendukung pelaksanaan tematik di sekolah dasar.

C. Prencanaan Prota, Program Prosem dan Pemetaan KD
        Program tahunan merupakan rencana penetapan alokasi waktu satu tahun pembelajaran, program tahunan, berdaarkan kurikulm 2013 merupakan program umum tematik terpadu untuk setiap kelas yang dikembangkan oleh guru. Program tahunan tersebut sebagai rencana umum pelaksanaan pembelajaran muatan pelajaran setelah diketahui kepastian jumlah jam pelajaran efektif dalam setahun. Program semester merupakan penjabaran dari program tahunan sehingga program tersebut tidak bisa disusun sebelum tersusun program tahunan.

D. Model Pembelajaran Tematik
        Model pembelajaran adalaah acuan sistematis yang digunakan dalam proses pembelajaran. Ciri – ciri nya adalah fokus, memiliki sintak, sistem, sosial, dan sistem pendukung.
    Ciri – ciri nya :
    a) untuk menuntaskan materi belajarnya siswa belajar dalam kelompok secara bekerjasama.
    b) Kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang, dan rendah.
    c) Jika dalam kelas terdapat siswa yang heterogen ras, suku, budaya, maka diupayakan agar tiap                    kelompo terdapat keheterogenan tersebut.
    d) Penghargaan lebih diutamakan pada kerja kelompok daripada perorangan.


E. Penilaian Pada Pembelajaran Tematik
        Tes lisan yaitu berupa pertanyaan – pertanyaan, perintah, kuis, yang diberikan pendidik secara lisan dan pesrta didik merespon pertanyaan tersebut secara lisan.
     Langkah-langkah :
    1. Menulis analisis KD
    2. Menyusun kisi-kisi
    3. Menyiapkan pertanyaan
    4. Melakukan tes
 
           Penugasan yaitu pemberian kepada siswa untukmengukur dan memfasilitasi siswa memperoleh untuk meningkatkan pengetahuan. Penilaian kinerja, yaitu penilaian yang eminta peserta didik untuk melakukan suatu tugas pada situasi yang sesungguhnya, dengan mengaplikasikan atau mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilannyang dibutuhkan. Penilaian proyek yaitu kegiatan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan dalam periode atau waktu tertentu.

F. Rancangan Instrumen Penilaian Dalam Pembelajaran Tematik
        Penilaian sikap adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui perilaku peserta didik pada saat pembelajaran dan diluar pembelajaran yang dilakukan untuk membina perilaku sesuai budi pekerti dalam rangkaa membentukan karakter peserta didik.Tujuannya adalah untuk mengetahui perilaku spiritual dan setiap peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Perencanaan penilaian sikap dilaukan berdasarkan KI-1 dan KI-2. Pada penilaian sikap diluar pembelajaran guru dapat menggamati sikap lain yang muncul secara netral. Instrumen penilaian adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai atau mengukur pencapaian kompetensi peserta didik, jenis instruen dipilih sesuai dengan bentuk penilaian.

4. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU
        Kelebihan pada buku ini Identitas buku ini sangat Jelas. Materi di dalam buku ini juga mudah dipahami. Buku ini sangat bagus dan cocok untuk mempelajari Pembelajaran Tematik secara singkat ataupun dasar serta memiliki penerbit dan ISBN sehingga mudah dicari maupun didapatkan.
 
        Kekurangan pada buku ini dari segi tampilan cover buku yang awal tidak berwarna hanya hitam putih, walaupun isi dari buku sudah berwarna dan dapat juga menarik perhatian pembacanya.  Dari bagian isi buku, masih terdapat tulisan yang berwarna hitam semua. Oleh karena itu, saya menyarankan bahwa untuk penulisan isi, sebaiknya menggunakan warna font yang berwarna agar pembaca lebih melihat jelas dan menarik pada perbedaan tulisan dari buku tersebut.